Adhitya Blogs.. Enjoy Your Vist..

Sabtu, 15 Mei 2010

Sejarah

Wilayah Austria yang pada mulanya dikenal sebagai Kerajaan <> Norikum, dan merupakan sekutu lama Romawi. Wilayah ini didiami (dan bukan ditaklukan) oleh para penduduk Romawi pada pemerintahan Augustus dan dijadikan Propinsi Norikum pada tahun 16 SM. Kemudian berturut-turut Austria ditaklukan oleh Hun, Lombard, Ostrogoth, Bavari dan Frank. Akhirnya setelah diperintah selama 48 tahun oleh Hongaria (dari tahun 907 hingga 955), wilayah inti Austria dianugrahkan pada Leopold dari Babenberg di tahun 976. Setelah menjadi bagian dari Kerajaan Suci Roma, Babenberg mengambil alih pemerintahan dari abad ke-10 hingga abad ke-13. Setelah Pangeran Frederick II meninggal di tahun 1246 dan tidak memiliki penerus, Rudolf I dari Habsburg membagikan tanahnya pada anak anak lelakinya dan mengawali masa pemerintahan Habsburgs sampai awal abad ke-20.

Selepas kejatuhan Kekaisaran Romawi pada 1806, kekaisaran Austria dibentuk yang kemudian berubah kepada dwimonarki Austria-Hongaria pada 1867. Kekaisaran ini terpecah menjadi banyak negara selepas keruntuhan Kekuatan Tengah pada Perang Dunia I.

Pada 1918, Austria menjadi sebuah negara republik sampai tahun 1934 saat Engelbert Dollfuss mewujudkan sistem diktator. Austria dicaplok oleh Nazi pada 1938. Selepas kekalahan Nazi, pihak Sekutu mengambil Austria sampai Perang Dunia II tamat pada 1955, di mana Austria dibebaskan dan menjadi sebuah negara republik yang merdeka dengan syarat Austria mesti bersifat netral. Namun, selepas kejatuhan komunisme di Eropa Timur, Austria menjadi semakin aktif dalam hal ehwal Eropa dan pada 1995, Austria menyertai Uni Eropa dan Euro menjadi mata uang Austria pada 1999

0 komentar:

Posting Komentar